KESAN PESAN SELAMA PKKP 2022



NAMA         : Virgawan Adrian Noes
PRODI         : Teknik Mesin PSDKU 
JURUSAN   : Teknik Mesin
EMAIL         : virgawan.adrian.noes.tm22@mhsw.pnj.ac.id


 


KESAN 
kesan yang saya dapatkan saat pkkp (Pengenalan Kehidupan Kampus Politeknik )
hari pertama 
saya berngkat ke rindam jaya condet menggunakan motor, diantar oleh sodara saya, yang saya ekspektasikan adalah latihan yang super keras karena kami langsung dilatih oleh tni, dan saat sampai disana tebakan saya salah, saya tidak di ospek dengan keras, justru para tni (kami menyebutnya pelatih) sangat sayang dengan kami, segala hal yang saya ekspektasikan ternyata terpatahkan semua, para pelatih sangatlah baik ,

 bahkan lebih baik dari kakel saya dulu saat saya ospek smp maupun smk, dan hal yang sering sekali saya dengar dari pelatih, (masyarakat itu ibu kandung TNI) maka dari itu Perlakuan pelatih kepada kami sangatlah baik, bahkan jika kami berbuat salah, para pelatih tidak memarahi kami, mereka menasehati kami dengan bijak, saya pribadi adalah orang yang perasa, saya tahu mana orang yang marah karena emosi, dan yang marah karena sayang, para pelatih tersebut memarahi kami dengan kasih sayang yang sangat dalam sampai sampai saya terpukau oleh mereka dan sangat ingin bergabung dan menjadi seperti mereka.

lalu saat caraka (PEMBAWA PESAN) sebelum kami sampai di pos mental, kami melewati tikungan dan jalanan yang gelap, disana ada pelatih yang berjaga jaga, lalu ia memberhentikan kami dan meyuruh kami berbaris, sedikit cerita tni pun menyuruh kami berbaris dan menyuruh kami untuk menyebutkan proklamasi kemerdekaan, dikarenakan suasana yang mencekam dan tempat yang gelap, kami pun terbata bata sampai lupa dengan teks proklamasi, setelah itu tni pun menjelaskan mengapa ia menyuruh kami membaca teks tersebut

ia mempunyai pengalaman saat demo, pada kala itu tni tersebut dan rekan rekanya diperintahkan untuk menjaga gedung, namun sang demonstrator menganiaya mereka, memukuli mereka, seolah olah merka yang salah, padahal para tni tersebut hanya diperintahkan 1 hal yaitu tahan, masyarakat yang dianggap ibu kandung TNI, pelatih pun sangat miris, bagaiamana ibu kandung mencemooh memukuli anaknya sendiri. akhir dari cerita tersebut yaitu, janganlah kita demo jika kita tidak tahu permasalahanya, lebih baik kita lihat dari jauh 

PESAN 
Untuk barak, sanitasi nya perlu di perhatikan lagi, ada beberapa wc yang rusak dan tidak bisa dipakai untuk pup 
dan selebihnya, yang para pelatih lakukan HEBATTT



 SENIN 05 September 2022




Virgawan Adrian Noes


Komentar